saya gak bisa bilang apa2, selain meresapi apa yang mereka rasakan dan jalani selama 99 hari…
it really touched my mellow-sensitivity. really really hard to keep my eyes dry…
love yourself, and let’s love each other…
saya gak bisa bilang apa2, selain meresapi apa yang mereka rasakan dan jalani selama 99 hari…
it really touched my mellow-sensitivity. really really hard to keep my eyes dry…
love yourself, and let’s love each other…
terinspirasi dari postingan temen di suatu blog [tentunya itu adalah blog nya sendiri...], saya jadi pengen ikut2an berimajinasi. tapi imajinasi itu juga terinspirasi dari ide ‘gila’ sang temen [gila is soooo funtastic!!! :p~]. apa ide ‘gila’ yang inspiratif itu? cek saja lah sendiri ke sini, heeeeeeheheheeee…
ide ini berawal dari sebuah masalah, LDR, Long Distance Relationship. but, is it really a problem? in fact, many people say so -or maybe, mostly ^__^
whatever it is, kita akan memfasilitasi orang2 yang ngerasa LDR itu adalah sebuah masalah. langsung saja kita kepada ide gila kita tahun ini: Real VirtualMeeting [sok lah, siapa yang punya ide lebih baik buat nama ini
].
belom juga saya jabarin apa kah ide gila ini, beberapa temen udah bilang, “ah, kan cuman virtual doank.“ weits, tunggu dulu, justru yang virtual ini yang keren, hehehe…
idenya adalah, bagaimana pasangan jarak jauh bisa saling ketemuan ketika ada hal2 penting [kangen masuk ke dalam hal penting :p~], yang mendesak atau pun tidak. salah satu cara agar hal ini bisa tercapai adalah dengan melakukan teleportasi (memindahkan objek dari satu tempat ke tempat lain yang berjauhan dalam sekejap) dan menghentikan waktu (di lokasi di mana seharusnya objek itu berada, untuk menciptakan efek ‘tak terjadi apa2′ di lokasi tersebut). dengan begini, sepasang kekasih dapat saling bertemu tanpa harus mengorbankan waktu yang seharusnya digunakan untuk masalah penting lainnya.
masalah yang kemudian timbul adalah, teknik teleportasi masih dalam tahap perdebatan para ahli untuk dipergunakan pada makhluk hidup [ngayal :p~]. sedangkan teknik menghentikan waktu akan memberikan perbedaan waktu antara objek di dalam freezed-zone dan di unfreezed-zone. hal ini akan menimbulkan kebingungan waktu (Time Confusion) objek2 di dalam freezed-zone terhadap objek2 di unfreezed-zone. efek jangka pendeknya mungkin gak gitu kerasa, tapi penggunaan berlanjut bisa berefek sangat besar.
ide yang saya ajukan adalah dengan melakukan manipulasi otak. dengan menggunakan anggapan bahwa semua hal di dunia ini sebenarnya ditentukan oleh masing2 otak di dalam diri masing2 individu, berarti kita dapat membuat ‘sesuatu‘ yang tidak nyata menjadi nyata dengan cara ‘mengondisikan‘ otak. ‘sesuatu‘ di sini termasuk ruang dan waktu. jika sepasang kekasih (kita sebut sebagai user) tidak dapat berjumpa di dunia ‘real’, setidaknya mereka bisa bertemu di sebuah tempat virtual. semua ini dilakukan dengan menggunakan alat yang diberi nama Brainditioner (Bdi) [dari kata Brain Conditioner. kayak nama sampo :p~].
berikut cara kerja Bdi:
tahap pertama, Bdi melakukan sinkronisasi otak (Brain Synchronization) antara dua orang yang akan melakukan komunikasi. Bdi akan mencari frekuensi yang tersedia, kemudian masing2 user akan disamakan frekuensi otaknya sesuai dengan frekuensi tersebut. setelah kedua otak memiliki frekuensi yang sama, keduanya dapat saling berkomunikasi melalui pikiran. Bdi juga men-sinkron-kan dirinya sendiri pada frekuensi tersebut.
tahap pertama plus :p~, Bdi melakukan ReViCustomization (Reality-Virtual Customization) agar otak siap bekerja pada kondisi virtual.
tahap kedua, Bdi memanipulasi ruang (Space Bending) dengan ‘menciptakan‘ sebuah lokasi (Brainvironment), lengkap dengan segala objek di dalamnya, mencakup suhu ruangan, intensitas cahaya, cuaca, dan lainnya [yang biasa ada di dunia nyata lah]. Bdi juga menciptakan sosok user virtual (UiVS) yang sesuai dengan sosok user di dunia nyata (UiRS) [UiVS = User in Virtual State ; UiRS = User in Real State]. UiVS akan berfungsi layaknya UiRS. UiVS dapat merasakan sentuhan, mendengar suara, melihat, dan semua fungsi lain dari panca indera di dunia nyata. kecuali UiVS, Brainvironment dapat disesuaikan dengan keinginan user ataupun dengan menggunakan template yang disediakan sistem. percaya atau tidak, jika tidak terjadi gangguan atau anomali, secara natural sosok seseorang di dalam pikirannya selalu sesuai dengan sosok di kenyataannya. jadi sistem tidak dapat mengotak-atik UiVS dari masing2 user. dan UiVS ini adalah unik untuk setiap user.
only God Knows Why… [ngayal tingkat tinggi :p~]
tahap ketiga, Bdi memanipulasi waktu (Time Bending). waktu di dunia nyata (RTi) dan virtual (VTi) memiliki perbandingan 1:1000 [nyontek blog tetangga :p~]. sebenarnya, Bdi tidak mengutak-atik waktu secara universal. tapi, Bdi melakukan percepatan kinerja otak (Brain Acceleration) user. dengan begitu, efek perbedaan waktu dapat diciptakan. percepatan yang dilakukan oleh Bdi jauh di bawah batas yang telah ditetapkan, yaitu 1:5000. jadi, percepatan ini sangat aman [hiaaaahahahahahahaaaa... :p~].
tahap keempat, Bdi mengaktifkan sistem keamanan (Brain Space and Time Protector, BrAceTiP). sistem keamanan ini bekerja untuk melindungi dan menjaga user dari gangguan selama komunikasi berlangsung.
BrAceTiP melakukan beberapa proteksi sebagai berikut:
BrAceTiP menjaga agar frekuensi dari masing2 user tetap sama, karena jika frekuensi salah satu user berubah, Virtual Meeting Point akan hancur, dan komunikasi terputus. BrAceTiP dilengkapi dengan tool AFS (Automated Frequency Seeker). AFS secara otomatis akan memindahkan user ke frekuensi lain yang tersedia jika frekuensi yang sedang digunakan mengalami gangguan. pada saat proses perpindahan frekuensi dilakukan, user akan dipindahkan ke Brainvironment default milik sistem untuk menghilangkan efek ‘kebingungan’ (Space Lag).
BrAceTiP juga dilengkapi dengan tool GUARD sebagai penjaga agar tidak ada penyusup atau objek asing (Invader) yang akan menganggu keamanan, kenyamanan, maupun privasi user. sebenarnya, sebelum alat ini digunakan, frekuensi yang tersedia telah dienkripsi agar hanya dapat digunakan oleh user2 yang berhak. namun, untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan, GUARD tetap digunakan. GUARD akan menyerang semua objek yang terdeteksi sebagai Invader di dalam Brainvironment. Invader adalah setiap objek yang tidak diciptakan oleh sistem, baik objek yang dipesan oleh user maupun objek default sistem.
BrAceTiP akan menyalakan alarm pada waktu yang telah ditentukan. alarm diatur oleh user. jika user tidak melakukan pengaturan, alarm akan menyala pada waktu yang telah ditetapkan oleh sistem. sesuai dengan ketentuan yang berlaku, waktu yang diijinkan untuk menggunakan alat ini adalah 24 jam VTi, atau 1 menit 26 detik RTi. sistem menyediakan 20 jam VTi untuk user, sisa 4 jam VTi sebagai backup. setelah 19 jam 45 menit VTi, atau 15 menit VTi sebelum waktu habis, BrAceTiP akan menyalakan alarm. jika user tidak mematikan alat pada saat waktu habis, BrAceTiP akan memutuskan koneksi dengan paksa. 5 menit VTi sebelum koneksi diputuskan, BrAceTiP akan melakukan rekondisi terhadap otak masing2 user. otak akan dikondisikan agar siap bekerja pada ruang dan waktu normal. proses ini dinamakan ViReCustomization, kebalikan dari ReViCustomization [wiiii, namanya kereeeennn ;p~].
BrAceTiP memantau kinerja tubuh user di dunia real secara keseluruhan. jika tubuh user mengalami gangguan, BrAceTiP akan mengingatkan user. jika BrAceTiP menilai gangguan tersebut sebagai ancaman serius bagi user, maka BrAceTiP akan segera melakukan ViReCustomization, dan memutuskan koneksi. ini penting untuk menjaga keselamatan user selama menggunakan alat ini.
user dapat meminta untuk keluar dari Brainvironment dan berhenti menggunakan alat ini dengan menekan tombol merah pada baju yang digunakan UiVS.
untuk pemakaian maksimal (20 jam VTi) tidak dianjurkan dilakukan lebih dari 3 kali sehari. untuk pemakaian di bawah 10 jam VTi, alat ini dapat dipakai sesering mungkin. demi menjaga keamanan dan kesehatan otak, alat ini hanya dapat digunakan 3 jam RTi sekali, baik penggunaan maksimum ataupun standar. 3 jam RTi dianggap cukup untuk memberikan waktu istirahat kepada otak.
alat ini sudah pada tahap akhir riset dan akan segera dikomersilkan :p~
nb: sori klo ada yang terganggu sama warna2nya, yeheheheheeee…
doh, lagi kerja, tapi gak nahan pengen ngasih list ini:
1. Passion Pit – The Reeling
2. Passion Pit – Sleepyhead [kids at bar remix]
dah, itu saja. berhubung mini, jadi dikit aja dulu ya, yehehehehe…
ni lagu bikin gw ajep2 pagi2, wakakakakakakkk!!! those are full of energy!
kalo postingan sebelumnya rada melow, yang ini justru kocak abis. cekidot yo!
dapet info tentang video ini dari k*skus. cekidot yo!
when you are obsessed with something, you’ll do everything, give anything to get it. even if death make it as the last direction you go…
sebenernya gak begitu mini, rada gedean dikit, hehehe…
enjoy!
Eric Benet – You’re The Only One
Eric Hutchinson – Ok, It’s Alright With Me
Green Day – 21 Guns
Kings of Convenience - Mrs. Cold
Mika - We Are Golden
Paramore - Ignorance
Passion Pit - Sleepyhead
Placebo - For What It’s Worth
Plain White T’s - Hey Delilah
The Sundays – When I’m Thinking About You
Valerius – She Doesn’t Know
Wale feat. Lady Gaga - Chillin
yang paling disuka? kali ini saya bingung, karena enak2 semua lagunya, gak ada yang bangeeeett :p tapi klo dipaksa [sapa pulaaaaak yang maksa?!?!?! aneh bet T_____T], saya pilih antara Mika, Plain White T’s, The Sundays, Wale and Gaga, sama Passion Pit [tu kan, banyak pilihannya... pilih ndiri lah :p]
daftar beberapa lagi yang hilir mudik di win*mp. cekidot, yoooo!
1. Slank – 2 Sweet 2 Forget
2. Dido - White Flag
3. Stereophonics - Maybe Tomorrow
4. Prambors Radio 102.2 FM - [streaming]
yang paling sering didengerin tentu aja yang nomor 4. soalnya itu yang musiknya muter terus, yeheheheheheeee… tapi yang paling saya suka, Stereophonics - Maybe Tomorrow. dunno, just love it :p~
enjoy!
***** update, Oct 7th*****
5. Lily Allen - F*** You (Very Much)
6. Moony - I Don’t Know Why (Jerome Disma Radio mix)
I Don’t Know Why (Jerome Disma Radio mix)
7. Chairlift - Bruises
8. Passion Pit - The Reeling
thanks to Prambors Jakarta, saya jadi tau banyak lagu2 bagus [wlo diputeeeeeeerr terus], si mbah yang memberi petunjuk judul dan penyanyi dari lagu2 bagus tadi, dan 4sh*red as the songs-source
[songs-source? istilah yang oke juga, heheheheeee...]
o iya, all songs are recommended, dan bisa diunduh di songs-source tadi. mengutip para patcher, cracker, dan uploader yang sudah sangat ‘berjasa’ atas ‘indahnya’ hidup ini, saya sebagai seorang leecher hanya dapat ikut berkata:
“love it? buy it!“
nb: doh, padahal gw gak berniat beli Stereophonic… mulut-mu, harimau-mu x(
yup, saya udah ganti theme.
simple, just enjoy it
nb: moga bisa memberi kesan ‘lega’, buat kita2 yang makan banyak space [KITA! saya dan anda yang baca, GOTCHA! heeeeheheheheeee...].
Clear Private Data hilang??? terus, gimana cara menghapus data2 pribadi gw????????
beberapa hari ini saya kebingungan karena di Firefox terbaru [3.5.3] gak nampak adanya kehadiran fungsi Clear Private Data. asumsi saya, saya gak bisa menghapus data2 yang bersifat private [nah nah nah! pasti mikir yang macem2 deh!]. eh, ternyata fungsi ini dilabeli nama yang baru, yaitu Clear Recent History. cukup membingungkan buat saya, karena di versi2 sebelumnya, Clear Recent History adalah fungsi buat menghapus browser history, tapi di sini, istilah history ternyata dipake untuk segala sesuatu yang pernah jadi ’sejarah’ browser ini, hehehe…
klo kita nyari di Tools -> Options -> Privacy kita juga gak akan menemukan settingan kayak di versi2 sebelumnya. bahkan mungkin kita akan ‘tertipu’, karena setting tentang history ini nampak terlalu strict. tapi eh tapi, ternyata ada sesuatu yang ‘tersembunyi’ di situ. klo kita lihat, di bagian body tab ini, setelah tulisan ‘Firefox will:‘, ada drop menu [istilahnya entah bener apa nggak...]. defaultnya adalah ‘Remember History‘. supaya kita bisa liat settingan yang lebih lengkap [gak strict, kayak yang saya bilang tadi], kita ubah ini jadi ‘Use custom settings for history‘. nah, begitu ini yang kita pilih, voila! muncullah pilihan2 kayak Firefox versi sebelumnya. tinggal kita tentuin, seperti apa si browser ini akan menyimpan sejarah browsing kita :p~
semoga membantu
nb: o iya, saya pernah coba pake Opera 10 yang katanya fenomenal di awal peluncurannya. ternyata, sebagai seorang penggemar Firefox, saya ngerasa Opera 10 ini membingungkan [gak tau klo versi Opera sebelumnya]. hot keys yang berlaku di Firefox nggak berlaku, atau punya perilaku yang berbeda untuk Opera. salah satu contoh, di Firefox, kombinasi Ctrl + lecf click adalah untuk membuka suatu link yang diklik di tab yang baru. tapi klo di Opera, kombinasi ini akan membuka link di windows yang baru. di Firefox, untuk membuka link di windows yang baru digunakan kombinasi Shift + left click.
hehehe, melenceng dikit deh jadinya :p~
naaaah, ini maksudnya kenapa saya bikin postingan judulnya terlalu sempit. ini baru yang bener. ini niiiiihhh
apa sih.
jadi, terlalu sempit itu sebenernya adalah karena saya ngerasa, theme blog ini makin lama terasa makin sempit bagi saya. jadi kerasa, sesak. apa ini akibat tubuh yang semakin besar ya?
hm. gak berani berpendapat ah.
tapi kayaknya nggak deh.
eh, bisa jadi sih.
STOP!!!!!
jadi, saya berencana buat ganti theme. tapi saya masih bingung, kira2 theme apa ya yang bagus? males euy liat2 dan coba2 theme lagi. theme yang sekarang adalah theme kedua saya di wordpress. ini dipilih karena latarnya item. liat2 blog tetangga, keliatan asik klo latarnya item. tapi ternyata, setelah liat blog tetangga yang lain lagi, nampaknya bagus juga klo latarnya rada terang. dilema.
atau pindah vendor [hah? bener gak nih istilahnya? whatever] aja nih?
wah, males euy. udah pernah pindahan neh.
bikin di web hosting gratisan?
males juga euy, pasti banyak yang kudu diatur.
tapi nampakny ini pilihan paling oke, terutama buat saya yang butuh kebebasan ng-design [yap, saya senang klo blog saya dinamis!!!], yang gak dikasih klo kita pake wordpress. kata temen sih gak begitu repot klo mo pake yang hostingan gratisan gitu, bisa import pulak dari template yang kita mau, misalnya template nya wordpress. tapi saya nya tetep aja males pindah2an, ngoprek barang2 baru lagi, heeeeeuuuu…
mungkin lain kali deh.
cuma sekedar mo curhat, klo theme yang sekarang ini makin lama bikin saya ngerasa, sumpek. i need a fresh air, definitely!
or maybe the fresh air need a lil’ bit fresh space [space where i be...]?
could be.
damn.
TIDAAAAAAAKKKK!!!!