saat ini, saya gak siap klo harus kehilangan semua yang ada pada saya. keluarga, orang tua, teman2, kemudahan, dan banyak hal lain yang seandainya hilang dari diri saya esok hari, saya bener2 gak tau harus gimana.
semuanya pasti ada akhirnya. berakhir karena apa yang ada di diri kita sebenernya bukan milik kita, termasuk nyawa kita. ada yang memiliki itu semua, dan ketika Dia meminta –tanpa perlu menunggu persetujuan kita– apa yang sedang dipinjamkan-Nya itu, sama sekali kita gak punya kekuatan dan kuasa untuk menolaknya. mungkin saja nyawa ini dipanggil esok hari, atau detik nanti. bukan hanya nyawa kita, tapi orang2 di sekitar kita, terutama yang menyayangi dan kita sayangi.
ada apa di hari ketika semuanya udah hilang. hari ketika kita diuji dengan kekosongan, kehampaan, dan seakan tanpa bantuan. rasanya gak ada yang menanungi kita lagi, gak ada yang nemenin kita lagi, gak ada yang membimbing kita lagi. apa kira2 yang akan kita rasakan? khususnya adalah, apa yang kira2akan saya rasakan?
istri yang begitu mencintai saya, orang tua yang begitu menyayangi saya, teman2 yang begitu setia menemani saya, dan juga anak yang begitu polos menatap mata saya. kehilangan itu semua? sama seklai bukan sesuatu yang mudah, bahkan gak berani saya bayangin.
seharusnya setiap makhluk siap, siap untuk kehilangan, dan siap untuk ‘menghilang’. tapi apalah daya seorang manusia lemah dan rapuh ini? ketika hantaman yang begitu dahsyat datang, apalah arti raga dan jiwa ini? mungkin akan runtuh dan hancur berkeping-keping. hanya permohonan saya kepada Allah, Yang Memiliki ini semua, siapkanlah hati dan pikiran ini, juga raga yang melingkupi keduanya, dengan kesiapan dan kekuatan yang hanya datang dari-Mu. kesiapan yang mampu menahan dan menopang selemah apa pun diri ini, kekuatan yang mampu menyatukan kembali kepingan2an diri yang tercecer.
insya Allah, dengan terus berusaha dan hanya dengan ijin dari-Nya, hari ketika segalanya hilang adalah hari ketika raga dan jiwa ini sudah terjaga sepenuhnya oleh Allah SWT. Aamiiin.
0 Responses to “Akan Kehilangan”