waktu mudik kemaren, saya baca sebuah artikel di Republika, tentang BlackBerry yang sekarang ini banyak beredar versi palsunya. jadi, moga postingan ini bisa ngebantu. klo mo tau artikel aslinya, baca aja langsung di Republika. edisi berapa? saya lupa [oon T_____T].
berikut beberapa cara untuk mengetahui apakah BlackBerry yang anda beli adalah asli atau palsu [orang-orang bilang, rekondisi]. singkat aja: pertama, cek ketersediaan buku petunjuk dan sertifikasi produksi; kartu garansi dalam bahasa indonesia. kedua, cek segel yang ada di dus dan unit. klo ada yang cacat, jangan mau terima! ketiga, cek IMEI dan PIN antara yang ada di dus dan yang ada di unit. harus cocok! keempat, setelah BlackBerry dinyalain, pilih OPTIONS, STATUS. kemudian pilih BUYR. klo muncul tulisan Cul LIFETIME, berarti BlackBerry nya masih gress [ini beneran ngambil istilahnya Republika, hehehe...]. kelima, cek daftar contact sama memori. klo ada isinya, padahal anda baru beli tu BlackBerry, berarti udah sangat jelas tu barang hasil rekondisi. keenam, BlackBerry yang baru pertama kali dinyalain, bakal makan waktu yang lama, mungkin sekitar 5 menit. pertama kali akan langsung diarahin ke SETUP WIZARD.
so, mari berteliti sebelum membeli. supaya BlackBerry yang anda beli bener2 asli! kecuali klo anda emang nyari yang bajakan, demi harga yang lebih murah, heheheheheheeee…
nb: eh, saya jadi bingung, rekondisi sama bajakan sama gak ya? kayaknya nggak deh. menurut saya, klo bajakan itu, ilegal cara masuk item tersebut ke suatu wilayah aja. nah, klo rekondisi ini, barangnya belom tentu BlackBerry beneran. cuma casing nya aja yang BlackBerry. jeroannya, who knows?! ^_____^