Archive for the ‘Seni hati’ Category

milestone: 5th year

Posted: January 18, 2012 in Dari hati, Seni hati

kalo cinta bisa mewakili rasa sayang ayah ke bunda,
kalo cinta bisa mewakili rasa nyaman ayah pas ada di deket bunda,
kalo cinta bisa mewakili kengen ayah pas jauh dari bunda,
kalo cinta bisa mewakili kekaguman ayah atas perjuangan bunda,
kalo cinta bisa mewakili rasa syukur ayah karena ‘memiliki’ bunda,
kalo cinta bisa menggambarkan teduhnya hati ini pas ayah meluk bunda,
kalo cinta bisa membuat hari-hari bunda menjadi lebih indah,
berarti ayah sekarang benar-benar lagi jatuh cinta sama bunda…

terima kasih bunda, karena udah mencintai ayah tanpa perlu tau kapan, kenapa, dan bagaimana,
terima kasih bunda, untuk 5 tahun yang rumit, heboh, abstrak, juga untuk semua manis dan kecutnya,
hitam dan putihnya, senang dan sedihnya, dan semua rasa yang menyertai perjalanan yang gak sebentar ini.

semoga Allah memanjangkan cerita tentang kita berdua, cerita tentang indahnya tahun ke 10, ke 20, ke 50, kesekian, dan indahnya dipisahkan oleh maut, dan juga indahnya dipersatukan kembali di kehidupan selanjutnya.

yah, walau tetep ayah ngerasa gak pernah cukup terwakili, tapi baiklah, khusus untuk bunda ayah akan bilang,

“i love you, bunda” 😀

dear anak-anakku,

pada saat kalian sudah bisa membaca –tanpa perlu terlebih dahulu paham tentang dunia ini– dan menemukan tulisan ini,  ayah hanya ingin menyampaikan bahwa insya Allah sayang ku pada kalian adalah sayang yang tak berpamrih. ayah sering meminta dan memaksa kalian melakukan sesuatu, insya Allah bukan dengan alasan karena ayah sudah berbuat banyak untuk kalian, tapi insya Allah murni karena itu yang menurut ayah baik untuk kalian di masa ketika kalian harus menghadapi dunia ini sendirian.

sayang ku pada kalian, bukanlah sayang yang meminta untuk dibalas. sayang kalian pada ku, bukan aku minta karena aku telah menyayangi kalian, tapi karena bisa menyayangi adalah salah satu anugrah dari Yang Maha Kuasa, dan aku sangat ingin kalian menikmati anugrah tersebut. aku meminta kalian memelukku, bukan karena aku telah memelukmu, tapi karena aku ingin kalian tau betapa indahnya menyayangi. karena menyayangi itu memang indah, wahai anak-anakku. dan sekali lagi, semoga sayang ku pada kalian adalah sayang tidak berpamrih, insya Allah.

semoga dengan mengajarkan kepada kalian tentang nikmatnya menyayangi, kalian menjadi pribadi yang terbiasa dan selalu haus untuk menyayangi sesama, tanpa perlu peduli apakah mereka juga menyayangi kalian atau tidak. karena menyayangi adalah sesuatu yang tidak perlu berbalas. menyayangi bukan lah tepuk tangan yang memerlukan dua tangan untuk menghasilkan gegap gempita, menyayangi adalah belaian yang cukup satu tangan untuk menghadirkan kehangatan untuk dia yang kalian belai.

tebarkanlah kasih sayang di dunia ini, wahai anak-anakku. betapa bahagianya aku jika bisa melihat kalian saling menyayangi dan kalian bahagia dengan itu. tentu saja aku ingin kalian sayangi, begitu juga bunda, pasti haus untuk kalian sayangi. tapi kenyataan bahwa kami berdua bisa sayang kepada kalian tanpa memerlukan alasan apa pun, itu sudah sangat lebih dari cukup bagi kami untuk mengucap syukur kepada Allah. karena seperti yang aku sampaikan, bahwa sayang kami insya Allah adalah sayang yang tak berpamrih. dan sungguh anugrah yang tak ternilai bisa memiliki perasaan sayang ini di hati kami, ayah bunda kalian.

anak-anakku, semoga apa yang ayah sampaikan bisa menjadi modal berharga bagi kalian mengarungi dunia ini. karena kalian secara individu adalah peserta dari kehidupan ini. masing-masing dari kalian punya tugas dan perannya yang berbeda dan unik. tapi apa pun itu, hadapilah dunia ini dengan selalu menyertakan kasih sayang di dalam hati kalian. insya Allah dunia akan terasa, terlihat, dan terdengar indah untuk kalian.

doaku, semoga kalian selalu diberikan anugrah kasih sayang di dalam hati kalian. dan bersyukurlah, ketika kalian merasakan nikmat kasih sayang itu. bersyukurlah, dan terus simpan rasa nikmat menyayangi itu dalam diri kalian agar kalian selalu ingat dan haus akan rasa itu. insya Allah dunia akan menjadi lebih indah dengan kehadiran kalian di sana.

sayang ku untuk kalian,
laki-laki yang kalian panggil ayah dimas.

The Lost

Posted: December 5, 2010 in Seni hati, spontan

while i’m looking for the lost, i find many new things.. nothing can replace the first one, but each does its own part, filling every incomplete part of me.

surely God wants to Tell me, “you don’t need that anymore.” like mother threw away my diaper, give me new pants, and teach me how to use toilet. no matter how much i miss my lovely diaper, i don’t want to be The Man in The Diaper..

another pit stop

Posted: October 4, 2010 in Dari hati, Seni hati, spontan

ketika kita sudah terlalu sibuk memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita, kita jadi lupa bagaimana berkelakuan dan menjadi apa yang kita inginkan.

dan lagi2 aku berhenti sejenak, merenungkan apa yang sedang kulakukan saat ini. lintasan2 memori berlari cepat di kepala, seperti suara yang sahut menyahut, bergerak dengan kecepatan sedang, menghasilkan efek doppler bagi aku sang pendengar. beberapa terdengar mengganggu, namun beberapa yang lain terdengar menyenangkan.

hm, sebuah kesadaran. seperti biasanya. tapi semoga kali ini lain. semoga kali ini benar2 sebuah perenungan, yang menghasilkan kesadaran, dan kemudian diikuti dengan perilaku yang sejalan searah.

kemudian aku memasang headset di kepalaku, menutup telinga rapat2. lagu kesukaan kuputar, dan aku pun mulai melupakan dunia, fokus pada pikiran dan ide dasar ku sendiri. suara2 di kepala ini harus diselaraskan, dipaksa untuk kompak mengalir ke satu arah saja. ya, aku butuh gelombang2 yang saling menguatkan, bukan menghilangkan.

semua akan menjadi lebih baik. dan saat ini, semua baik2 saja. jadi biarkan aku mencari satu hal, sebuah ketenangan. setidaknya untuk saat ini.

image

Posted: June 21, 2010 in Dari hati, Seni hati, spontan

duluuuu sekali, saya punya A B C D E

kemudian saya ingin F G H

saya berusaha dan berjuang untuk mendapatkannya!

lalu saya mendapat F dan H

saya sekarang punya B D E F H

kemudian saya ingin I J K L M N O P

saya berusaha dan berjuang untuk mendapatkannya!

lalu saya mendapat K M N dan O

saya sekarang punya E F H K M N O

saya pun sekarang sadar, saya bukan yang dulu lagi..





*time gone by, people moved on, A B C D flew away*

mau tau?

Posted: May 27, 2010 in Seni hati, spontan

mau tau klo istri lagi mendadak puitis? doi kirim sms gini:

“sebesar butir beras cintaku padamu..
dari padi yang ditanam petani dengan penuh semangat dan perjuangan, tanpa keluh dan bosan..
disemai petani dengan rasa senang gembira, penuh syukur dan doa berlimpah..
dan dibeli seorang ibu untuk memberi makan keluarganya karna rasa cinta untuk kesehatan dan kekuatan tiada nilai..
itulah cintaku pada mu, sebesar butir beras..”


yup, butir beraass. weits, jangan salah, ini butir beras penuh cinta lho 😀

image

yap, dengannya manusia bebas berekspresi. seburuk apa pun, atau sebaik apa pun, tidak masalah, karena yang terlihat hanyalah: TOPENG.

lebih senang berada di belakang layar, mengarahkan TOPENG untuk jadi wajah diri, semacam duta besar bagi dunia. lebih aman, bebas dari penilaian dan kritik pedas mata2 congkak.

(more…)